Senin, 15 Maret 2010

cerpen . Sahabat Penakuu :)

Hari yang cerah ini mendukungku untuk melangkahkan kaki dengan pasti menuju "Green Cafe" tempat dimana ak bakal menemui sahabat penaku yang udah hampir setahun ini menjadi tempatku, berbagi dan mengerti arti sahabat yang sesungguhnya . Dari pertama ak mengenalnya hingga sekarang, tidak pernah sekalipun ak bertemu dengannya . Persahabatan ini hanyalah melalui telpon, sms, surat dan e-mail . tapi walau begitu, aku merasa nyaman, sehati dan seperti tidak ada jarak diantara kami. Sahabat penaku itu bernama indah . . yaa namanya indah seindah hatinya . .

aku mengendarai mobilku menuju "green cafe". setelah 45 menit aku lalui, akhirnya aku sampai ditempat tujuanku . ak memasuki cafe dan duduk dimeja 8 . yaa karena aku sangat suka angka 8 . ak celingak-celinguk berharap menemui indah, tapi tak seorangpun gadis belia yang memiliki ciri-ciri seperti indah. Sudah satu jam ak menunggu , ak tetap menunggu dengan sabar . . yaa tidak ada salahnya menunggu sahabat sendiri . 
satu jam lewat 15 menit . . . .
satu jam lewat 20 menit . . . .
"ada appa ini ? kemana indah ? kemana sahabatku ?" hatiku mulai gelisah . . selama aku mengenal indah, tidak sedikidpun aku mendapatkan sikap tidak tepat janji pada diri indah. yaa walaupun aku tahu aku hanya mengenalnya didunia mayaku. . tapii aku yakin, indah bukanlah orang yang ingkar . . 

setelah lama waktu berlalu, sudah hampir dua jam aku menunggu. . tiba-tiba telpon genggam ku berdering, "hallo . .ini kira ?" suara terisak tangis ku dengar dari sebrang telpon genggamku. "iya ini kira. dengan siapa saya bicara ? ada perlu apa ya ?" jawab kira dengan penuh tanda tanya di benaknya. "kira. . . ini bundanya indah. kira maafin indah ya, indah gg bisa nyamperin kamu, tadi dalam perjalanan ia mengalami kecelakaan dan . .  dan . . sekarang sedang dirawat dirumah sakid . ." jawab disebrang telpon dengan suara terisak tangis dan terbata-bata. Aku terdiam, termenung, darah ini bagai berhenti mengalir, jantungku berhenti berdetak dan seketika air mengalir dipipiku yang bersumber dari mataku. "aaaaaaaaaa . .. ." teriak ku dalam hati . aku terluka karena ku tau sahabatku sedang terluka dan semua itu karena AKU . Aku selalu nyalahin diriku sendiri . ak gg tau harus bagaimana . .

lama ak terdiam termenung dimeja nomor 8 itu dan akhirnya memutuskan untuk ke rumah sakid . "aku harus menemui sahabatku" teriak hatiku . Aku keluar dari "green cafe" dengan sirnanya harapan untuk tertawa, curhat dan bercanda gurau bersama sahabatku. Diperjalanan, pikiranku ntah kemana-mana,  melayang tanpa arah . . .Sahabat penaku itu dengan gampang mencuri pikiranku

45 menit ku lalui untug sampai dirumah sakid. kulangkahkan kakiku, kulihat begitu banyag orang yang tag berdaya . disaat aku memasuki rumah sakid . . tiba-tiba langkahku terhenti dikarenakan ada mobil putih bertuliskan "ambulan" seketika beberapa perawat berlari nyamperin mobil putih tersebut dan membawa orang lemah tag berdaya yang berada dalam mobil itu k ruang ICU . . orang lemah itu adalah korban kecelakaan . penuh darah, tidak sadar dan penuh tangisan disekitarnya . . "ya Allah . . apakah begitu juga yang terjadi dengan sahabatku ? ya Allah . . lindungi sahabatku . . beri segera kesehatan yang sempurna untugnya . . " batinku menangis. semakin berat langkahku. aku gg sanggup melihat sahabatku yang terbaring lemas diruang inap rumah sakid ini . namun ku yakini hatiku . ku mantabkan kakiku melangkah dengan pasti .

kini aku sudah berada tepat didepan kamar tempat indah dirawat. aku buka pintu itu perlahan . . dan . . .dan aku terpaku . . terkejut memandangi gadis belia yang tengah terbaring tag berdaya dan lengkap dengan beggitu banyag alat-alat rumah sakid ditubuhnya. ak gg sanggup meneruskan langkahku, ternyata . .. . . . indah sahabat penaku selama ini adalah teman ku waktu duduk dibangku Sekolah Dasar. dulunya indah adalah orang yang selalu mengejekku, menghinaku dan mengolok-ngolokku dikarenakan fisikku dulu yang tag seindah dirinya . "kenapa harus dia yang sekarang menjadi sahabat penaku ? kenapa harus orang yang dulunya selalu menyakitiku ?" hatiku menangis , aku gg tau apa yang harus aku lakukan sekarang . . apa aku masih akan tetapnya menganggapnya sahabatku atau bahkan dia akan tetap mnjadi musuhku seperti dulu . . ku pandangi lekat-lekat wajah indah . wajah cantig tanpa beban . "kasihan dia" batinku. akhirnya aku memutuskan untug duduk mendekatinya. . ya aku gg bisa bohongi diriku sendiri . aku sayang dia dan seketika rasa benci itu hilang . musnah enah kemana . ak berjanji dalam hati "aku akan menjaga indah sampai dia sembuh dan akan tetap menganggapnya sahabatku . aku sayang kamu indah . indah yang kini menjadi SAHABAT NYATA ku"  ***


created by : WKN 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar